banner

Kehidupan Malam di Jakarta Part 2

Ada banyak pusat kehidupan malam di Jakarta, ya dunia malam di Jakarta memang begitu beragam mulai bar, klub malam dan lain-lain. Pada tulisan sebelumnya, kita telah membahas mengenai tiga tempat klub malam yang layak untuk Anda kunjungi, sendiri atau beramai-ramai. Kini, akan kami bahas tujuh tempat malam terbaik di kota Jakarta, Anda siap?

4. Colosseum

Colosseum adalah klub malam terbaik di Jakarta Utara, dan tempat yang baik untuk dikunjungi setelah jam 3 pagi. Klub ini memiliki tata letak yang mengesankan, sistem pencahayaan yang hebat dan acara-acara yang mengesankan. Hanya saja pengunjungnya terlampau kaku, di mana biasanya mereka hanya berdiri di sekitar meja dan nyaris tidak menari sama sekali. Meski demikian, ada banyak ladies companies dari Karaoke 1001 yang terletak pada gedung yang sama, di mana Anda bisa menghabiskan waktu bersama mereka. Banyak gadis di sana yang mengawal dari karaoke 1001 (gedung yang sama) dan mereka tidak terlalu asyik untuk nongkrong. Masalah lainnya, yakni lokasinya yang terletak cukup jauh dari pusat kota.

Colosseum

5. Baia di Colosseum Jakarta

Baia adalah ruangan yang lebih kecil yang terletak di dalam Colosseum Club, dengan pilihan musik R&B dan EDM, dan mereka kerap mengundang beberapa DJ terkenal seperti John Acquaviva. Tempa ini cocok untuk Anda yang menyukai clubbing bergaya Eropa.

Baia, Colosseum

6. Jenja

Klub Jenja dirancang dengan baik namun tidak terlalu mewah, dan adalah satu-satunya klub malam di Jakarta dengan lantuan musik techno dengan beberapa DJ ternama seperti Oliver Huntemann, MANDY dan Marc Romboy. Para pengunjung klub Jenja terdiri atas ekspatriat, mahasiswa, dan sosialita. Sayangnya, gadis-gadis di klub Jenja tidak sebanyak di Dragonfly atau Boca Rica. Jenja terletak di Jakarta Selatan (Cilandak), berjarak 30 menit berkendara dari pusat kota.

Jenja

7. Blowfish

Blowfish direnovasi pada tahun 2014 selama bulan Ramadhan. Dan sejak dibuka kembali, telah berhasil menarik pecinta klub malam terbaik di Jakarta, terutama mereka yang berusia 20-an. Blowfish pernah menghabirkan beberapa DJ ternama seperti Dirty South, Fat Boy Slim atau Richie Hawtin.

Blowfish

8. The Swillhouse

Klub berukuran sedang ini bisa menjadi sangat liar di akhir pekan. Ini adalah satu-satunya klub di Jakarta yang fokus pada musik hip-hop R&B, sehingga memiliki basis penggemar yang kuat. Anda tidak akan mendapatkan banyak ruang untuk bergerak di dekat lantai dansa, tetapi area bar lebih tenang. Desain klub malam yang satu ini cukup minimalis dengan harga masuk maupun harga minum cukup terjangkau.

The Swillhouse

9. The Room at Monopoli

Klub malam bawah tanah di wilayah Kemang, Jakarta Selatan ini cukup kecil dan ramai. Musik yang ditampilkan adalah techno dan EDM, yang memang tidak mainstream seperti klub-klub malam lainnya. Dan, tempat ini ternyata juga lumayan populer di antara para pengguna obat-obatan yang diinjeksi.

The Room at Monopoli

10. Domain

Klub malam Domain yang berusia 10 tahun ini memiliki kehidupan malam yang menyenangkan, dan harga masuknya lebih murah daripada kebanyakan klub yang disebutkan di atas sehingga Anda akan menemukan lebih banyak orang yang bersantai dengan sedikit ekspatriat. Yang menariknya adalah, tempat ini pernah mengahdirkan bintang tamu yang juga seorang bintang porno, Sasha Grey.

Domain

Artikel Terkait: